Bolmut

Jelang Ramadhan, DPRD Bolmut Minta Diperindagkop Awasi Kenaikan Harga Bahan Pokok

BOLMUT,dutademokrasi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) agar dapat melakukan pengawasan terhadap harga bahan pokok disejumlah pasar tradisional yang tersebar di enam kecamatan jelang bulan suci ramadhan.

Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi II DPRD Bolmut,Ronal Bolota saat dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan, belum lama ini.

“Pengawasan terhadap harga sembako menjelang bulan puasa perlu dilakukan untuk menjamin harga kebutuhan pokok tetap normal disejumlah pasar yang ada diwilayah Bolmut ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, pengawasan harga bahan pokok ini perlu dilakukan agar bahan pokok tetap stabil nantinya sehingga tidak ada permainan harga dari pedagang nantinya dimomen jelang ramadhan ini.

Dia pun meminta kepada pidak Disperindagkop Bolmut, apabila nantinya ada temuan dilapangan ada para pedagang dan pelaku usaha yang sengaja menaikan harga kebutuhan pokok dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan, maka harus ada tindakan yang diambil, agar masyarakat tidak dirugikan.

“Dan untuk menindak para pelaku usaha dan pedagang diwilayah Bolmut ini, pihak Dinas terkait harus segera melakukan operasi pasar agar  mereka yang sengaja menaikan harga kebutuhan pokok tersebut dapat dilakukan penindakan,”tegas Bolota.

Dia juga mengungkapkan, sebagai komisi yang bermitra dengan pihak Disperindagkop Bolmut, pihaknya juga dalam waktu dekat ini akan melakukan kunjungan langsung ke pasar-pasar guna memastikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan ramadhan dalam kondisi normal.

“Kami juga akan melakukan kunjungan dipasar – pasar tradisional diwilayah Bolmut untuk memastikan bahwa tidak ada kenaikan bahan pokok jelang bulan ramadhan yang tinggal menghitung hari ini,”ungkapnya.(Jaya)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top