Bolmut

PCNU Bolmut Gelar Temu Santri Dan Pelajar Cegah Isu Radikalisme dan Paham Terorisme

BOLMUT, dutademokrasi.com Dalam rangka menangkal isu radikalisme dan paham terorisme yang saat ini menyasar pelajar dan santri dibebarapa sekolah dan madrasah serta kelompok anak muda untuk menjadi pelaku tindak terorisme dikabupaten Bolaang Mongondow Utara,

Pengurus Cabang Nahdatul Ulama gelar kegiatan Temu Santri dan Pelajar Tangkal Radikalisme dengan
elibatkan sekitar 50 orang Santri Pesantren Alkhairaat, Pelajar SMA dan SMK serta undangab bertempat di aula kantor camat Bolangitang barat, Kamis (15/08/2019).

Ketua PCNU Bolmut, Supriadi Goma dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk berbagi pengetahuan dan pemahaman tentang radikalisme yang harus kita tangkal bersama.

“Radikalisme saat ini sudah mengusik hal mendasar dalam berbangsa dan bernegara yaitu dasar negara Pancasila yang mereka anggap tidak sesuai dan harus diganti. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para santri dan pelajar bisa terhindar dari faham-faham radikalisme,”Ungkap Goma.

Dan pada kegiatan tersebut ada lima point yang menjadi kesepakatan bersama antara PCNU Bolmut, pelajar dan santri dikabupaten Bolmut ini, dimana ke lima point tersebut yakni :

a. Sebagai generasi muda kami berkomitmen untuk menolak dan akan memerangi faham dan kelompok radikalisme. Oleh karena itu mengajak kepada seluruh masyarakat untuk konsisten dan komitmen menolak radikalisme di Kabupaten Bolmut.

b. Sebagai generasi muda akan berkomitmen untuk membangun bangsa dan negara sesuai Pancasila dan UUD 1945. Oleh karena itu kami menolak dan siap memerangi kelompok manapun yang akan menggangu dasar dan prinsip bernegara.

c. Mendukung penuh dan siap bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam memerangi segala bentuk radikalisme.

d. Mengajak kepada seluruh santri dan pelajar serta segenap pemuda untuk meningkatkan kewaspadaan pada diri sendiri, masyarakat, lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga.

e. Tokoh masyarakat dan agama perlu meningkatkan kerjasama antar kelompok dalam rangka membagi informasi dan menjaga serta mengawasi jaringan radikalisme.

Pantauan wartawan dutademokrasi.com pada kegiatan tersebut PCNU Bolmut melibatkan Ketua MUI Bolmut Isra Kohongia, Kasi Penanganan Konflik Kesbangpol Bolmut Sirajudin Lahati, Pengurus Badan Pelaksana Gereja Masehi Injili Bolang Mongondow (GMIBM) Bolmut Pdt Five Juliana Hermanus Sth,Aktifis IAIN Gorontalo Ibnu Kamil Sebagai pemateri.

(Jaya)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERPOPULER

Loading...
To Top