Herson Mayulu, Khotbah di Lapangan Tikala Manado

0
H Herson Mayulu SIP saat Khotba Sholat Ied di lapangan Tikala Manado

SULUT, dutademokrasi.comTidak semua orang muslim punya kesempatan memperoleh tugas sebagai khotib dalam pelaksanaan hari raya Idul Adha 1438 hijriah. Satu-satunya figur Kepala Daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR) H Herson Mayulu, memperoleh kesempatan itu. Bukan hanya di BMR saja, melainkan di Lapangan Tikala-Manado.

Warga Muslim Kota Manado, melalui PHBI mempercayakan Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan H Herson Mayulu sebagai khotib mimbar pelaksanaan sholat ied Adha 1438 Hijriah, Jumat (1/9/2017).

Suasana pelaksanaan salat perayaan hari raya Idul Adha atau biasa juga disebut hari raya kurban, di jantung ibu kota Manado pagi kemarin berlangsung hikmat dan khusuk. Ribuan jemaah salat Ied sudah berkumpul mulai pukul 6.30 WITA di lapangan alun-alun tepat depan kantor Walikota Manado.

Setelah melaksanakan salat sunnah dua rakaat berjamaah yang dipimpin H Suparman Sulia SAg sebagai imam, Herson Mayulu yang mengenakan jubah putihnya berbalut sorban merah dipundaknya kemudian menaiki mimbar ceramah.

Dalam khotbahnya yang berjudul ‘Semangat Kurban Membina Solidaritas Sosial’, Herson Mayulu mengingatkan pentingnya berkurban dalam menanamkan rasa belas kasih dan solidaritas yang dalam kepada mereka yang hidup serba kekurangan.

“Berkurban juga memperlihatkan ketaqwaan dan keikhlasan dalam menyatakan kesanggupan berkurban sebagai perwujudan dari rasa kepasraan yang sangat mendalam kepada Allah SWT yang telah memberikan berbagai rezeki kepada kita,” demikian tausiah yang disampaikan Herson Mayulu.

Dan diakhir ceramahnya, orang nomor satu di Kabupaten Bolsel, juga menekankan mengenai krisis tanggung jawab dalam mengaplikasikan makna pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam aspek tanggungjawab, dia mengkategorikannya menjadi tiga macam, yakni tanggung jawab intelektual, tanggung jawab moral dan ketiga adalah tanggung jawab sosial.

“Sebab tanggung jawab hanya sering terucap tetapi nyaris sulit untuk diwujudnyatakan dalam berkehidupan,” ucap Herson Mayulu.

Usai khotbah ied, para jemaah muslim Manado nampak antusias meminta kepada Herson Mayulu untuk mengabadikan moment tersebut dengan foto bersama. Satu persatu jemaah diterimanya dengan baik dan penuh kehangatan. Keceriaan mewarnai tiap sesi foto bersama sebelum akhirnya Herson Mayulu meninggalkan lapangan alun-alun bersama Wakil Gubernur dan rombongan.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw juga sempat hadir dalam pelaksanaan perayaan Idul Adha setelah jemaah melaksanakan salat. Dalam kesempatan itu, Steven Kandouw mengucapkan selamat kepada umat muslim merayakan Idul Adha. “Semoga akan melahirkan Ibrahim-ibrahim yang baru dalam memberikan kehidupan manusia yang jauh lebih baik,” ucap Steven.

Selanjutnya Steven Kandouw juga memberikan satu ekor sapi kepada panitia PHBI Sulut untuk dikurbankan. (firman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here