8 Keutamaan Shalat Tarawih Berjamaah

0
ilustrasi

Shalat tarawih adalah shalat sunnah yang dilaksanakan pada bulan ramadhan. Sebagaimana kita ketahui bahwa bulan ramadhan adalah bulan yang penih berkah dan dinanti oleh semua umat muslim di dunia karena keistimewaannya. Dengan melaksanakan puasa ramadhan dan shalat tarawih kita dapat memperoleh banyak manfaat dan keutamaan. Shalat tarawih yang dilaksanakan pada malam ramadhan memiliki fadhilah yang berbeda disetiap malamnya dan Allah akan memberikan pahala yang berlipat ganda tentunya bagi hambanya yang melaksanakan shalat tarawih dengan rajin dan ikhlas.

Sejarah Shalat Tarawih Berjamaah

Hukum shalat taraweh di bulan ramadhan adalah sunnah muakkad atau sangat dianjurkan sebagaimana ibadah shalat malam atau qiyamul lail yang lain seperti shalat tahajud. Sejarah shalat tarawih berjamaah sebenarnya dimulai pada zaman Rasulullah. Pada malam bulan ramadhan, Rasul mendatangi masjid dan melaksanakan shalat malam dan hal ini diikuti oleh para shabat. Lambat laun semakin banyak sahabat yang ingin mengikuti shalat malam dalam masjid bersama Rasul hingga suatu malam Rasul tidaak datang ke masjid dan pada keesokan harinya beliau bersabda bahwa beliau takut umatnya akan mengira bahwa shalat tarawih hukumnya wajib padahal sebagaimana diketahui shalat tarawih digolongkan sebagai shalat sunah. Hal ini dikuatkan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, bahwa Rasulullah bersabda :

“Sesungguhnya aku lihat apa yang kalian perbuat tadi malam. Tapi aku tidak datang ke masjid karena aku takut sekali kalau shalat ini diwajibkan pada kalian’. Siti ‘Aisyah berkata: ‘Hal itu terjadi pada bulan Ramadhan’,” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keutamaan Shalat Tarawih Berjamaah

Shalat tarawih boleh dilaksanakan secara berjamaah maupun sendirian. Meskipun demikian shalat tarawih berjamaah memiliki beberapa keutaman shalat tarawih yang perlu diketahui. Diantaranya adalah :

  1. Mendapatkan pahala sholat semalam suntuk

Pahala shalat tarawih berjamaah bersama imam sama dengan pahala shalat semalam suntuk. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW berikut ini

إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ بَقِيَّةُ لَيْلَتِهِ

“Sesungguhnya jika seseorang shalat bersama imam hingga imam selesai, maka ia dihitung mendapatkan pahala shalat di sisa malamnya.” (HR. Ahmad)

Dan juga disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi berikut ini :

إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ

“Sesungguhnya siapa saja yang shalat bersama imam hingga imam itu selesai, maka ia dicatat telah mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh).” (HR. Tirmidzi)

  1. Memperoleh pahala shalat berjamaah

Shalat berjamaah yang dilakukan dimasjid pahalanya dua puluh tujuh derajat daripada shalat sendirian. Hal ini serupa dengan wajib shalat berjamaah sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut ini :

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ

“Sholat berjamaah lebih utama dibandingkan sholat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.” (H.R. Bukhari)

  1. Meningkatkan silaturahmi dan ukhuwah islamiyah

Shalat tarawih memiliki banyak manfaat (baca manfaat shalat tarawih) dan keutamaah diantaranya adalah meningkatkan silaturahmi dan ukhuwah islamiyah diantara umat muslim. Umat muslim yang pergi ke masjid dan menunaikan shalat tarawih berjamaah bisa bertemu dengan sanak saudaranya atau tetangga dan hal ini bisa mmeperkuat rasa persaudaraan dan ukhuwah islamiyah. Sebagaimana kita ketahui bahwa silaturahmi memiliki banyak keutamaan dan dijelaskan dalam hadits berikut ini :

لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ ، وَلَكِنِ الْوَاصِلُ الَّذِى إِذَا قَطَعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا

”Seorang yang menyambung silahturahmi bukanlah seorang yang membalas kebaikan seorang dengan kebaikan semisal. Akan tetapi seorang yang menyambung silahturahmi adalah orang yang berusaha kembali menyambung silaturahmi setelah sebelumnya diputuskan oleh pihak lain.” (HR. Bukhari)

  1. Meningkatkan rasa cinta kepada masjid

Salah satu cara untuk memupuk rasa cinta kepada masjid adalah dengan melaksanakan shalat berjamaah di masjid termasuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah.
Shalat tarawih berjamaah akan membuat kita merasa tenang berada dalam masjid dan memiliki alasan untk sering mengunjungi masjid terutama pada bulan ramadhan. Orang yang senang mengunjungi masjid dalah salah satu golongan yang akan dilindungi pada hari kiamat kelak. Hal ini sesuai dengan hadits berikut ini :

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي خُبَيْبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ تَعَالَى فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ إِمَامٌ عَدْلٌ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللَّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

“Ada tujuh (golongan orang beriman) yang akan mendapat naungan (perlindungan) dari Allah di bawah naungan-Nya (pada hari kiamat) yang ketika tidak ada naungan, kecuali naungan-Nya. Mereka, yaitu pemimpin yang adil, seorang pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Rabb-nya, seorang laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah, keduanya bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang diajak berbuat maksiat oleh seorang wanita kaya lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah,’ seorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui sesuatu yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan seorang laki-laki yang berzikir kepada Allah dengan mengasingkan diri sendirian hingga kedua matanya basah karena menangis.” (H.R Bukhari)

  1. Mendapatkan pahala berjalan ke masjid

Mendapatkan pahala dengan berjalan menuju masjid. Tidak hanya pahala shalatnya saja yang akan diperoleh orang yang melaksanakan ibadah shalat tarawih melainkan berjalan menuju masjid pun akan diberikan pahala yang besar dan diberi keutamaan di hari kiamat sebagaimana hadits berikut ini

“Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang ‘berjalan’ di dalam kegelapan malam menuju masjid dengan cahaya yang akan diperolehnya pada hari kiamat.” (Shahih HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

“Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu pergi ke masjid untuk menunaikan solat yang telah Allah wajibkan kepadanya, maka setiap langkahnya menghapus satu dosa dan langkah yang satunya mengangkat satu tingkat derajatnya.” (HR.Muslim)

  1. Sebagai sarana pembelajaran

Shalat tarawih berjamaah selain bisa meningkatkan ukhuwah islamiyaj juga bisa menjadi ajang pembelajaran terutama bagi para pemuda. Setelah shalat tarawih, imam atau khatib bisa menyampaikan ceramah yang berisikan siraman rohani maupun info islami yang bermanfaat.

 

  1. Memeriahkan Ramadhan

Shalat tarawih berjamaah akan menambah riang suasana bulan ramadhan dan membuat bulan ramadhan berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Pada bulan ramadhan umat islam baik tua maupun muda bahkan anak-anak bisa mendatangi masjid dan menunaikan shalat bersama-sama serta melakukan kegiatan positif sesudahnya.

  1. Menyehatkan jasmani dan rohani

Shalat tarawih berjamaah bisa membuat tubuh sehat dan meningkatkan stamina di bulan ramadhan. Hal ini dikarenakan pada saat melaksanakan shalat tarawih tubuh seperti sedang berolahraga dan efeknya sama seperti melakukan latihan olahraga ringan lainnya.

Demikianlah keutamaan shalat tarawih berjamaah yang bisa kita ketahui dan tentunya bisa kita dapatkan bila kita melaksanakannya di bulan ramadhan. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here